Postingan

Berhenti berdebat! Saatnya mengejar ketertinggalan

Gambar
Aku mau cerita hasil pengamatan dari apa yang aku pelajari selama ini. Sebenarnya pemikiran ini sudah muncul beberapa kali di kepalaku, tapi hari ini aku benar-benar yakin kalau analisis ini bisa dibuktikan. Awalnya, semua ini dipicu oleh salah satu postingan di media sosial yang aku lihat hari ini. 1. Pembubaran rumah makan saat puasa Karena sekarang sedang bulan puasa, setiap tahun selalu ada berita tentang pembubaran rumah makan yang tetap buka di siang hari. Jujur, aku merasa ini bukan hal yang sangat penting, tapi justru dari situ aku melihat gambaran besar—kenapa hal seperti ini masih dianggap isu besar? Kenapa masih ada perdebatan tentang rumah makan yang buka saat puasa? Dan lebih aneh lagi, kenapa pemerintah ikut turun tangan untuk membubarkan rumah makan ini? Salah satu contohnya adalah di Kalimantan, di mana sebuah cabang Mie Gacoan—restoran mie terkenal di Indonesia—diminta untuk tutup oleh pemerintah. Selevel pemerintah, loh! Untuk apa membubarkan rumah makan hanya karena ...

Refleksi Diri dan Pengampunan Diri dalam Menyikapi Masa Lalu yang Kelam

 Masa lalu sering kali menyimpan berbagai tindakan yang mungkin tidak kita banggakan. Empat tahun yang lalu, saya merasa hidup saya tidak terarah dan cenderung memberontak. Ketika mengingat kembali periode itu, saya sering merasa bersalah dan heran mengapa saya bisa begitu tidak terkontrol. Namun, suatu saat saya menemukan sebuah postingan yang sangat mengena: " God, if I was the reason of someone's pain, please heal them and forgive me ." Kalimat ini begitu kuat sehingga saya merasa perlu untuk membagikannya di beberapa media sosial saya. Hal ini karena saya tidak sanggup meminta maaf secara langsung kepada orang-orang yang mungkin saya sakiti, baik sengaja maupun tidak sengaja. Rasa bersalah adalah perasaan yang manusiawi. Sebagai manusia, kita tidak luput dari kesalahan. Ketika menyadari bahwa kita mungkin telah menyakiti orang lain, kita merasa bersalah dan ingin memperbaikinya. Namun, tidak selalu mudah untuk meminta maaf secara langsung, terutama jika kita tidak tah...

Mengapa Banyak Orang Menyembunyikan Identitas Mereka di Dunia Digital?

Di era digital saat ini, banyak orang yang memilih untuk menyembunyikan identitas mereka. Fenomena ini tampak jelas di berbagai platform seperti permainan online, komentar jahat, dan akun media sosial. Namun, mengapa hal ini terjadi dan apa konsekuensinya? Alasan di Balik Penyembunyian Identitas 1. Keamanan dan Privasi: Perlindungan Diri: Banyak orang khawatir tentang keselamatan mereka di dunia digital. Dengan menyembunyikan identitas asli, mereka merasa lebih aman dari potensi ancaman seperti peretasan, pencurian identitas, atau bahkan ancaman fisik. Privasi Pribadi: Beberapa orang tidak nyaman berbagi informasi pribadi di internet. Mereka mungkin ingin menjaga kehidupan pribadi dan profesional mereka terpisah. 2. Kebebasan Berbicara: Anonimitas: Orang-orang merasa lebih bebas untuk mengekspresikan pendapat mereka tanpa takut akan konsekuensi sosial atau profesional. Ini terutama terlihat pada komentar jahat atau trolling, di mana anonimitas memungkinkan perilaku yang mungkin ...

Menerangi Hati dengan Cahaya Dunia

Dalam merenungkan "Lux Mundi" atau "Cahaya Dunia," kita menyelami simbolisme mendalam dari cahaya yang diwakili oleh Yesus Kristus. Analogi tentang cahaya ini sangat kuat dan memiliki resonansi yang mendalam dalam iman Kristen. Yesus diibaratkan sebagai cahaya yang menerangi jalan kita, mengungkapkan kebenaran, dan menyingkap sudut-sudut tersembunyi dari hati dan pikiran kita. Bayangkan sedang membersihkan kamar. Tanpa cahaya, hampir tidak mungkin melihat debu dan kotoran yang menumpuk di sudut-sudut gelap. Cahaya mengungkapkan area-area tersembunyi ini, memungkinkan kita untuk membersihkan secara menyeluruh. Demikian pula, ketika kita ingin membersihkan hati kita dan memperkuat iman kita, kita memerlukan cahaya yang disediakan oleh Yesus, Lux Mundi. Peran Yesus sebagai "Cahaya Dunia" terdokumentasi dengan baik dalam Alkitab. Dalam Yohanes 8:12, Yesus berkata, "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, me...

Mendapatkan Stabilitas dalam Situasi Tak Terduga: Pelajaran dari Permainan Ambil Uang

Dalam dunia yang semakin kacau seperti saat ini, seringkali kita dihadapkan pada situasi yang tidak stabil dan sulit ditebak. Terkadang, reaksi alami kita adalah mencoba mengendalikan yang tidak terkendali, mengejar setiap peluang, bahkan jika tampak sulit didapatkan. Tetapi, seperti yang ditunjukkan dalam sebuah permainan unik yang menguji ketangguhan dan stabilitas, terkadang strategi terbaik adalah tetap tenang, stabil, dan membiarkan peluang datang kepada kita. Bayangkan sebuah kotak berbentuk silinder yang penuh dengan uang, uang itu terbang berputar-putar karena ada sebuah kipas angin berkecepatan tinggi di bagian bawahnya. Permainan ambil uang ini sederhana: peserta memasukkan satu lengan melalui lubang kecil dan mengambil sebanyak mungkin uang yang berterbangan tersebut. Ada 2 pemain: Pemain pertama, sepertinya terburu-buru melawan waktu, dia menggerakkan tangan dengan cepat dan berusaha menangkap uang secepat mungkin untuk menangkap uang sebanyak mungkin. Banyak peserta, denga...

Reuni SMA: Pilihan dan Kenangan

Seiring waktu berjalan menuju usia 30, kenangan bersama tiga sahabatku selama SMA sering kali menjadi bahan obrolan kami. Meski memiliki sudut pandang yang berbeda mengenai masa-masa di SMA, setiap cerita selalu menarik untuk dikenang. Suatu hari, salah satu temanku membawa pertanyaan, "Jika nanti ada reunian SMA besar-besaran, kira-kira kalian akan datang gak?" Segera aku menjawab, "Enggak." Salah satu teman dengan entusiasme berkata, "Aku pasti datang. Menarik rasanya bertemu kembali dengan teman-teman lama dan melihat perkembangan mereka." Teman lainnya menyatakan, "Aku tidak ingin pergi hanya untuk berbandingan pencapaian." Dan teman ketiga menyampaikan pendapatnya, "Aku juga akan datang. Kenapa tidak? Itu bisa jadi kesempatan menyenangkan." Aku lalu menjelaskan alasan pilihanku. "Kalian tahu, selama SMA aku punya banyak kesibukan dan hampir semua waktuku habis untuk itu. Saat mendengar kalian bercerita, kalian memiliki banyak ...

Pentingnya Umpan Balik

Perusahaan yang ingin tumbuh dan bertahan harus mampu memberikan pada pelanggan produk berupa barang atau jasa yang berkualitas dan pelayanan yang lebih baik dari pesaingnya. Hal ini dilakukan dalam upaya memberikan kepuasan kepada pelanggan. Kepuasan pelanggan menjadi penting dan sangat penting agar produk dan layanan perusahaan tetap ada, berhasil baik tingkat operasional, manajerial maupun strategis. Dalam mengupayakan ketahanan bahkan pengembangan perusahaan, perlu adanya analisa data dari pelanggan menggunakan beberapa survey produk atau layananan. Namun apakah survey yang diberikan mendapatkan data feedback yang cukup untuk diolah? bagaimana jika banyak pelanggan tidak memberikan umpan balik dari survey tersebut? Rata-rata kefektifan survey berada dalam kisaran 5% sampai 30%. Umpan balik yang kurang dari kisaran rata-rata tersebut dapat menimbulkan banyak komplikasi bagi bisnis. Selain mempersulit tim untuk mengetahui permasalahan, tim juga akan kesulitan dalam meningkatkan k...

Buah Lokal di Godean, Sleman, DIY

Gambar
Pada era ini, orang-orang diyakini yang makan buah segar, seperti apel dan jeruk setiap hari, resiko kematian akibat serangan jantung atau strokenya berkurang sekitar sepertiga, dibandingkan dengan mereka yang jarang atau tidak pernah makan buah.  Rutin Konsumsi Buah Minimalkan Risiko Jantung dan Stroke Banyaknya media-media seperti diatas yang menyatakan bahwa makan buah adalah hal yang baik untuk kesehatan tubuh, sangatlah benar. Hal ini meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa konsumsi buah penting untuk kesehatan tubuh. Kesadaran ini membuat masyarakat menjadi lebih banyak mengkonsumsi buah yang juga mengakibatkan banyaknya permintaan ketersediaan buah di pasaran. Berbagai macam sayuran dan buah-buahan dapat tumbuh subur di Indonesia. Meski demikian, produk pangan impor juga merajalela di Indonesia. Presiden Joko Widodo mengatakan,  sampai saat ini Indonesia masih sangat bergantung terhadap buah impor. Impor buah diperoleh dari beberapa negara yaitu Tiongkok, Thai...

IKAN TAGIH, BLASTERAN LELE-PATIN?

Gambar
Ceritanya sih bukan blasteran.. cuma mirip-mirip aja antara lele dan patin haha. Tau kah kamu ikan tagih?Mungkin pernah ada yang tau tentang ikan ini kalau aku kenalkan dia dalam beberapa bahasa ya. Dalam bahasa betawi ikan ini dipanggil ikan Bawon; Senggal atau Singgah dalam bahasan Sunda; Tagih atau Tageh dalam bahasa Jawa; Niken, Siken, Tiken atau Tiken Bato oleh masyarakat Kalimantan Tengah; Baung dalam bahasa Indonesia dan lain-lain. Ikan ini mungkin tidak endemik di Bandung, Jawa Barat, tempat besarku dan tapi tersebar banyak di daerah asia tenggara (tepatnya  Paparan Sunda ) Ikan tagih memiliki nama latin   Bagrus nemurus   dan masih termasuk dalam marga   Hemibagrus.   Ada 2 sinonim dari spesies ini yaitu   Hemibagrus nemurus   dan   Mystus nemurus   tapi, ikannya sama kok. Kaya gimana sih bentukkannya? Saya sebut ini campuran Patin dan Lele . Hehe. Tapi memang ikan ini masih kerabat dengan ikan Lele. Makanannya sama ...

Evolusi Paru-paru pada Vertebrata dilihat dari Hewan Lamprey

Gambar
SUMBER Pada tetrapoda, pernafasan tidak hanya tergantung pada paru-paru saja. Bernafas diudara pada tetrapoda muncul pada ikan. Vertebrata yang bernafas dengan paru-paru berasal dari struktur progenitor yang ada pada ikan bertulang primitif. Pernapasan memerlukan Sentral Generator Ritme. yang akan mengaktifkan otot respirator untuk memberi ventilasi pada paru-paru dan kumpulan batang otak kemoreseptor. Pernapasan dengan CRG AB (CO 2 /ph-modulated air-breathing CRG) berbeda secara anatomi dan fungsionalnya daripada CRG insang yang tidak termodulasi oleh CO 2 /ph. Awal dari kebutuhan pada CO 2 /memodulasi pH tidak diketahui, tetapi mungkin bisa sebagai awal mula evolusi dari paru-paru. Batang otak pada lamprey memperlihatkan adanya ritme berhenti pada saraf kranial yang mengubungkan otot ventilasi. Ritme berhenti ini dihasilkan dari CRG untuk ventilasi faring. Pola ini dilakukan secara periodic yang disebut ritme lambat atau batuk. Ritme in hampir sama dengan ritme pada larva amp...

JANGAN BUANG MAKANAN !!

Gambar
Mohon secukupnya :(

Sleman-ku, surga multiguna bambu

Gambar
Hai, bertemu lagi denganku Ranti… Saat ini yang akan ku publikasikan adalah soal Konservasi Sumber Daya Lokal. Bicara tentang topic KSDL ini, pernahkah kamu memperhatikan lingkunganmu dan melihat apa potensi Sumberdaya Alam yang ada di sana? Syukurlah jika diantara kita masih ada yang memperhatikan hal tersebut karena sudah tidak zamannya kita bergantung dengan kegiatan kota yang potensi sumberdaya alamnya pun makin terbatas. Karena sebentar lagi pun semua kembali ke alam. Maka dari itu kita harus memperhatikan hal ini juga. Baiklah, sebagai contohnya aku akan menjelaskan tentang Sumber Daya Alam yang ada di daerahku di Kecamatan Moyudan, Sleman, Yogyakarta. Disini ada peta yang menunjukkan jalan dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta menuju rumahku (bayangkan kamu tempuh jalan jauh ini setiap hari sepertiku...hehe) SEMANGAT!! Gambar Denah lokasi Lihatlah di lokasiku tinggal masih hijau, banyak Sumber Daya Alam Hayati yang masih dapat dikembangkan. Salah satunya adalah bamb...

Anak biologi yang galau dan baper/Aku.

Gambar
Halauuu teman bertemu lagi saat ini di akhir Februari tahun kabisat.. Sedang apa? Main laptop kah? Tengok-tengok instagram di handphone kah? Sambil tiduran kah? Nonton tv kah? Menyalakan kipas angin atau AC kah? Santai sepertinya, rasa seperti di surga jika bermain laptop di depan tv yang menyala dan merasakan sepoi-sepoi udara dingin dari AC sambil nyemil makanan ringan sampai berbungkus-bungkus yang gak tau itu bahan produksinya berbahaya atau ga. Disamping itu, kamu juga dapat mengoleksi plastik hingga lusinan dalam sehari. Yaaa aku bisa dan sering rasakan itu… Kenikmatan dunia memang menggoda ya. Sejahtera di dunia, merasakan apa yang ingin kita rasakan tanpa memikirkan dampak yang lebih jauh. Tau kah kamu? Kami (saya), kadang merasa bersalah pada diri sendiri. Hati bergejolak antara kenikmatan dunia saat kita hidup, atau kenikmatan yang akan dirasakan oleh anak cucu. Apapun yang kita lakukan pasti aka nada pengaruhnya di masa mendatang.  Yaaa siapa tau Biologis...